Aku ga terlalu perduli sama hujan, tapi semenjak ada dia. Hujan itu jadi, sesuatu. Kalau hujan, aku inget dia. Selalu. Lucu sih.
Hujan - Mobil - Berdua
Selalu latar (tempat,waktu,suasana) *loh? itu bersamaan.
Teruntuk Ashil, semoga kamu baca:)
Diwaktu hari minggu yang lalu sepulang kita makan bareng, dirumah kamu hujan dan kita memilih berdiam di mobil dan sebuah genggaman :) Sejujurnya, itu agak kurang masuk akal kamu ga mau masuk kerumah karena takut kehujanan dan nunggu sampe hujannya reda. Karena kita berada di..... DEPAN RUMAH KAMU!!!-_- Bercanda canda di mobil wah wah :"
Di malam sabtu ini kamu ngajakin aku buat makan di BQ cafe dan aku ga dibolehin sama papa-_- menyebalkan.___.v sementara mama sama papa ke pertapahan sampe malam dan aku tinggal sendirian dirumah dari siangnya. *hel-o?
Awalnya aku merasa biasa karena uda terbiasanya dirumah sendirian. Tapi malam ini, sungguh sungguh terlalu! Begini kronologinya :
- aku mandi setelah magrib
- lagi nonton tv dikamar
- tiba-tiba petir berbunyi dengan hebatnya
- hujan turun
- hujan turun lebat
- channel tv tiba-tiba hilang
- baterai bb tinggal setengah
- sendiri
- lampu seketika padam dan didukung petir yg menggelegar
- teringat film paranormal activity
Nah setelah semua itu terjadi aku spontan nangis. CENGENG (n). Tetapi, sang penyelamatpun datang. JENGJENGJEEEENG!!!
I just say " i scare" and then he'll come to me. And change my fear into power.
Dia datang dan nemenin sampe mama papa pulang dan di mobil pada saat hujan. Sumpah waktu itu rasanya dingin sekali walaupun aku uda pake sweater tapi dia malah ngasih sweaternya lagi. Jadi totalnya ada 2 lapis. Hemmm-_-
Hey Ashil! Do you have the sixth sense or CCTV so you can know that I'm needed you? DO YOU???

Tidak ada komentar:
Posting Komentar